Kamis, 23 Januari 2014

MARKETING - 1

Menurut pendapat saya,
Dengan begitu banyaknya jumlah wisatawan yang datang serta mereka datang dari berbagai macam negara yang berbeda, tentu saja mereka mempunyai tipe-tipedan harapan-harapan tertentu ketika mereka memasuki sebuah restoran dalam hal pelayan di restoran.
Seorang pelayan yang baik, tidak akan pernah membeda-bedakan dalam hal memberikan pelayanan kepada setiap tamu. Baik dalam lingkungan restoran berbintang maupun tidak berbintang.
Dalam hal ini, banyak tipe tamu yang harus diketahui keinginannya oleh seorang pelayan restoran. Dilihat dari umur, tamu dapat dinilai dari berbagai sisi. Sebut saja yang pertama dari sisi umur, mereka yang umurnya sudah menengah ke atas tentu saja menginginkan seorang pelayan yang ramah, sabar, dan penuh perhatian dari mereka sampai di restoran sampai mereka meninggalkan restoran. Yang biasanya tamu-tamu ini akan banyak bertanya, jadi seorang pelayan harus menyiapkan diri agar mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk kaum ini. Sedangkan dari sisi umur mereka yang berumur menengah ke bawah, tak jauh berbeda dari mereka yang umurnya menengah keatas, hanya saja perbedaannya terdapat pada : mereka yang ingin pelayanan secara cepat dan tepat, karena kebanyakan dari mereka ingin menikmati suasana restoran, bukan yang ingin berlama-lama didampingi seorang pelayan.
Terkadang tamu-tamu yang datang juga akan membawa serta anak-anaknya, dimana si pelayan harus bisa memposisikan dirinya untuk bisa memberikan pelayanan yang baik juga memuaskan terhadap setiap tamu yang masuk ke restoran. Tamu yang satu dengan yang lainnya tak selalu sama dalam hal sikap juga keinginannya ketika mereka sudah masuk dan duduk di restoran. Untuk itu pelayan harus benar-benar terlatih agar bisa menciptakan suasana yang nyaman untuk setiap tamunya. Secara tidak langsung, ketika seorang pelayan sedang melayani tamu-tamu, mereka juga sedang dalam proses penerapan aspek-aspek marketing, diantara lain menjual serta mempromosikan restoran dengan menjual dirinya (dalam hal positif) yaitu menarik dan memberikan kesan terbaik terhadap tamu melalui pelayanan yang diberikan. Karena bagi tamu itu "First Impression Is The Last Impression". Dari tamu masuk ke restoran, duduk, memilih makanan serta ketika meninggalkan restoran, pelayan sudah mampu menilai tamu-tamu ini.  Setiap harinya bahkan dalam kurun waktu kerja 8 jam pelayan bisa menemukan dan menilai tamu-tamu yang datang tentunya lebih dari 1 jenis tamu.
Jadi, semakin banyak pelayan dapat menilai tipe-tipe tamu, maka semakin banyak pula pelayan mengetahui jenis-jenis pelayanan yang seperti apa yang diinginkan tamu yang satu dengan tamu yang lainnya.
Mengingat juga bukan hanya sekedar menjual restoran atau menerapkan aspek marketing, si pelayan tentunya juga mengharapkan "tiping" dari tamu-tamu yang telah dilayaninya. Kita tentu tidak bisa menilai tamu hanya dari kasat mata, melihat fisik dari tamu atau dari cara mereka berpakaian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar